UMRAH & HAJI
Tata Cara Pelaksanaan Umrah
Yahya Sukamdani| Senin, 17/03/2025
Ilustrasi jamaah sedang umrah
Teras muslim.com - Berikut adalah urutan tata cara pelaksanaan ibadah umrah sesuai dengan tuntunan syariat Islam:
- Persiapan Sebelum Berangkat
- Niat: Umrah harus diawali dengan niat ikhlas hanya karena Allah.
- Persiapan Fisik & Mental: Pastikan tubuh dalam kondisi sehat dan memahami tata cara umrah.
- Pakaian Ihram:
- Laki-laki: Memakai dua helai kain ihram tanpa jahitan.
- Perempuan: Memakai pakaian yang menutupi aurat, tetapi tidak boleh memakai cadar dan sarung tangan.
- Miqat (Tempat Berniat Umrah)
- Memasuki miqat (tempat mulai niat ihram), seperti:
- Dzul Hulaifah (Bir Ali) – dari Madinah
- Yalamlam – dari arah India, Pakistan, dan Indonesia
- Al-Juhfah – dari arah Syam (Suriah, Yordania, Mesir)
- Qarnul Manazil – dari arah Najd (Riyadh)
- Dhat Irq – dari arah Irak
- Niat Umrah:
"Labbaikallahumma ‘umratan" (Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk umrah).
- Ihram & Larangan-larangannya
Setelah berniat di miqat, jamaah masuk dalam keadaan ihram (kesucian) dan harus menghindari larangan ihram, seperti:
- Memotong rambut atau kuku
- Menggunakan wangi-wangian
- Berburu atau membunuh hewan
- Berhubungan suami-istri
- Memakai pakaian berjahit (bagi laki-laki)
- Perjalanan ke Makkah Sambil Bertalbiyah
- Mengucapkan talbiyah secara terus-menerus: "Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik, innal hamda wan ni‘mata laka wal mulk, laa syarika lak."
- Masuk ke Masjidil Haram & Tawaf
- Memasuki Masjidil Haram dengan kaki kanan, membaca doa masuk masjid.
- Tawaf (mengelilingi Ka’bah 7 kali putaran) dimulai dari Hajar Aswad dan berlawanan arah jarum jam.
- Disunnahkan mencium Hajar Aswad jika memungkinkan, jika tidak cukup memberi isyarat.
- Setiap putaran membaca doa atau dzikir.
- Setelah tawaf, shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim (jika memungkinkan).
- Sa’i antara Shafa dan Marwah
- Dilakukan setelah tawaf.
- Dimulai dari Bukit Shafa, berjalan menuju Marwah, dihitung satu kali.
- Berjalan bolak-balik hingga 7 kali perjalanan.
- Disunnahkan berlari-lari kecil di antara dua tanda hijau (bagi laki-laki).
- Tahallul (Memotong Rambut)
- Setelah sa’i, jamaah wajib memotong rambut sebagai tanda keluar dari ihram:
- Laki-laki dianjurkan mencukur habis (halq) atau minimal memendekkan rambut.
- Perempuan cukup memotong ujung rambut sekitar 1-2 cm.
- Selesai Umrah
- Setelah tahallul, umrah sah dan semua larangan ihram sudah boleh dilakukan kembali.
TAGS : Tata cara Umrah Islam