NEWS

Menag: Agama Mengajarkan Cinta, Bukan Kebencian

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Jum'at, 07/03/2025
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pentingnya kerukunan antar umat beragama agar terhindar dari konflik yang bisa menimbulkan perpecahan. Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag)

Terasmuslim.com - Agama selalu mengedepankan cinta dan kerukunan, bukan kebencian dan perbedaan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada pertemuan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespimti) Polri di Kantor Pusat Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/3).

“Selama ini orang mengajarkan agama dengan mendoktrinkan perbedaan, bahkan kebencian. Sekarang harus diubah total. Semua agama mengajarkan keramahtamahan, kerukunan, peningkatan nilai kemanusiaan, dan persaudaraan,” ujar Menag.

Dia juga menambahkan, pendekatan keberagamaan ini di Indonesia harus lebih dari sekedar koeksistensi, yang di mana masyarakat harus hidup berdampingan tanpa saling membenci.

Menag juga mengatakan bahwa pentingnya peran pendidikan agama dalam membentuk karakter bangsa. 

Baca juga :

“Saya minta kepada guru-guru agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, untuk mengajarkan persatuan. Jangan mengajarkan perbedaan yang bisa menciptakan sekat-sekat sosial. Indonesia adalah negara dengan keberagaman luar biasa, jika sejak kecil anak-anak didoktrin dengan perbedaan, maka dampaknya bisa sangat berbahaya,” kata Menag.

Kerukunan antar umat beragama adalah kunci utama untuk menjaga keutuhan bangsa. Maka dari itu jika terjadi konflik agama itu lebih sulit, karena orang bisa menganggapnya sebagai perjuangan hidup-mati atau mati syahid. Sehingga harus menciptakan kerukunan itu sebagai tanggung jawab bersama.

Menag Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang tetap mampu menjaga harmoni dalam keberagaman. Ia mengajak semua pihak untuk terus memperkuat toleransi dan menjadikan agama sebagai jembatan pemersatu bangsa.

“Indonesia ini unik. Kita adalah negara dengan jumlah Muslim terbesar, tetapi tetap rukun dalam keberagaman. Inilah yang harus terus kita jaga bersama agar bangsa ini tetap utuh,” pungkasnya.


TAGS : Menag Agama Cinta Kerukunan

Terkini