Ilustrasi - Maryam binti Imran, ibunda dari Nabi Isa AS yang tak pernah mengalami haid dalam Islam (Foto: tanwir)
Terasmuslim.com - Maryam binti Imran merupakan sosok wanita mulia yang diabadikan Al-Qur`an sebagai teladan kesucian sepanjang zaman.
Keunggulan dan kemuliaan beliau ditegaskan langsung oleh Allah SWT dalam Surah Ali `Imran ayat 42 yang menyatakan bahwa Maryam telah dipilih dan disucikan di atas wanita seluruh alam.
Sejak masa mudanya, Maryam menghabiskan waktunya untuk beribadah dan mengabdikan diri secara total di mihrab Masjidil Aqsa.
Keteguhan Maryam dalam menjaga kehormatan diri menjadi banteng spiritual utama ketika beliau berhadapan dengan fitnah masyarakat yang sangat berat.
Allah SWT mengabadikan moment ujian berat tersebut dalam Surah Maryam ayat 20 saat beliau mempertanyakan bagaimana mungkin ia melahirkan anak padahal tidak pernah disentuh oleh laki-laki mana pun.
Dalam menghadapi prasangka buruk kaumnya, Maryam memilih untuk bersabar dan menyerahkan segala urusannya hanya kepada pertolongan Allah SWT.
Rasulullah SAW memuji kedudukan tinggi Maryam dalam sebuah hadis riwayat Bukhari yang menyebutkan bahwa wanita terbaik di dunia pada zamannya adalah Maryam binti Imran.
Kemuliaan Maryam tidak didapatkan secara instan, melainkan buah dari keikhlasan, ketaatan, dan keteguhan membentengi keimanan.
Dalam Surah At-Tahrim ayat 12, Allah SWT memuji Maryam sebagai wanita yang memelihara kehormatannya sehingga ditiupkan ke dalam rahimnya roh ciptaan-Nya.
Pelajaran berharga bagi Muslimah modern adalah pentingnya menjaga iffah dan murni menjaga martabat diri di tengah arus zaman.
Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi bahwa ada empat wanita penyempurna keimanan di dunia, dan Maryam binti Imran adalah salah satu di antaranya.
Nilai ketakwaan Maryam membuktikan bahwa kemuliaan seorang wanita tidak diukur dari kedudukan sosial, melainkan dari kedekatannya dengan Sang Pencipta.
Ujian hidup yang dialami Maryam mengajarkan kita bahwa kesucian niat dan keteguhan iman akan selalu mendapatkan pembelaan dari Allah SWT.
Kisah hidup beliau menjadi inspirasi abadi agar setiap Muslimah senantiasa menjaga kehormatan, rasa malu, dan integritas moralnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan meneladani keanggunan akhlak Maryam binti Imran, kita diingatkan bahwa menjaga kehormatan diri adalah jalan tertinggi menuju kemuliaan hakiki.