• KEISLAMAN

Makna Hadis Ipar Adalah Maut Bagi Keluarga

Yahya Sukamdani | Senin, 07/09/2026
Makna Hadis Ipar Adalah Maut Bagi Keluarga Ilustrasi mahram dan non mahram

Terasmuslim.com - Peringatan tegas Rasulullah SAW mengenai batasan hubungan dengan saudara ipar kerap menjadi perhatian penting.

Istilah bahwa ipar adalah maut memiliki pesan moral dan perlindungan hukum yang sangat mendalam.

Kelonggaran dalam berinteraksi tanpa batasan syar`i sering kali memicu timbulnya keretakan dalam rumah tangga.

Rasulullah SAW telah memberikan peringatan ini secara langsung melalui hadis yang sangat sahih.

Dalam riwayat Imam Bukhari nomor 5232 dan Muslim nomor 2172, Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian masuk menemui para wanita."

Ketika seorang sahabat Anshar menanyakan bagaimana dengan ipar, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ipar adalah maut.

Kiasan maut menggambarkan betapa tingginya risiko bahaya yang dapat merusak kehormatan dan keutuhan keluarga.

Kedekatan yang tidak terpelihara dapat membuka celah perselingkuhan yang mendatangkan fitnah amat besar.

Dampak buruk dari keretakan hubungan tersebut dapat mengakibatkan perzinahan hingga ketidakjelasan nasab anak.

Islam sangat menjaga kemurnian nasab agar hak waris dan wali nikah anak tetap terjamin secara syari.

Allah SWT mengingatkan agar setiap mukmin senantiasa menjaga pandangan dan kehormatan diri dari perbuatan keji.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur`an Surah An-Nur ayat 30 untuk menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan.

"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: `Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.`" (QS. An-Nur: 30)

Menjaga jarak yang syar`i dengan ipar bukanlah bentuk permusuhan, melainkan langkah preventif pencegahan fitnah.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kesucian keluarga kita dan membentenginya dari segala bentuk kemaksiatan.