• KEISLAMAN

Kisah Sahabat Nabi yang Memiliki Karomah

Yahya Sukamdani | Kamis, 12/03/2026
Kisah Sahabat Nabi yang Memiliki Karomah Ilustrasi sahabat Rasulullah

Terasmuslim.com - Karomah adalah kejadian luar biasa yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang saleh sebagai bentuk kemuliaan dan pertolongan. Dalam ajaran Islam, karomah bukanlah mukjizat seperti yang diberikan kepada para nabi, tetapi tanda kedekatan seorang hamba kepada Allah. Para sahabat Rasulullah SAW dikenal sebagai generasi terbaik umat ini, sehingga tidak sedikit di antara mereka yang diberi karomah oleh Allah karena keimanan, ketakwaan, dan pengorbanan mereka dalam membela agama.

Salah satu kisah terkenal adalah karomah Umar bin Khattab. Diriwayatkan bahwa suatu hari beliau sedang berkhutbah di Madinah, lalu tiba-tiba berseru, “Wahai Sariyah, ke gunung! Ke gunung!” Padahal panglima pasukan Islam bernama Sariyah al-Dailami sedang berada di medan perang yang sangat jauh dari Madinah. Dengan izin Allah, suara Umar sampai kepada pasukan tersebut sehingga mereka mengubah strategi perang dan akhirnya selamat dari serangan musuh. Peristiwa ini diriwayatkan dalam berbagai kitab sejarah sebagai salah satu bentuk karomah para sahabat.

Kisah lain datang dari sahabat mulia Sa`d bin Abi Waqqas, seorang panglima besar dalam penaklukan Persia. Beliau dikenal memiliki doa yang mustajab. Rasulullah SAW pernah mendoakannya agar doanya dikabulkan oleh Allah. Dalam sebuah riwayat, ketika ada seseorang yang memfitnahnya, Sa’d berdoa kepada Allah agar menunjukkan kebenaran. Tidak lama kemudian orang tersebut tertimpa musibah yang membuktikan kedustaan tuduhannya. Hal ini menunjukkan betapa Allah menjaga kehormatan para sahabat yang ikhlas.

Karomah juga terjadi pada sahabat Khalid bin Walid, panglima besar yang dijuluki “Pedang Allah”. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa beliau pernah meminum racun tanpa mengalami bahaya apa pun setelah membaca basmalah dan bertawakal kepada Allah. Peristiwa ini menjadi bukti keberanian, keimanan, serta perlindungan Allah kepada hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.

Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan bahwa para wali dan orang beriman yang bertakwa akan mendapatkan pertolongan-Nya. Allah berfirman dalam Surah Yunus ayat 62–63 bahwa para wali Allah tidak akan merasa takut dan tidak bersedih hati, yaitu mereka yang beriman dan bertakwa. Para sahabat Nabi termasuk golongan ini karena mereka hidup bersama Rasulullah SAW, berjuang mempertahankan Islam, dan meneladani setiap ajaran beliau.

Kisah-kisah karomah para sahabat seharusnya tidak hanya dipandang sebagai cerita menakjubkan, tetapi menjadi pelajaran penting bagi umat Islam. Karomah bukanlah tujuan ibadah, melainkan buah dari iman yang kuat, ketaatan kepada Allah, serta keikhlasan dalam beramal. Generasi sahabat menunjukkan bahwa ketika seorang hamba benar-benar dekat kepada Allah, maka pertolongan-Nya dapat datang dengan cara yang tidak disangka-sangka.