• KEISLAMAN

Keutamaan Wakaf Al-Qur`an, Amalan yang Terus Mengalir Pahalanya

Yahya Sukamdani | Rabu, 12/11/2025
Keutamaan Wakaf Al-Qur`an, Amalan yang Terus Mengalir Pahalanya Ilustrasi wakaf Al quran

Terasmuslim.com - Wakaf Al-Qur’an adalah bentuk sedekah jariyah yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam Islam. Wakaf ini dilakukan dengan tujuan agar Al-Qur’an dapat dibaca, dipelajari, dan diamalkan oleh banyak orang. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai ada seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261).
Ayat ini menggambarkan bahwa harta yang digunakan di jalan Allah, termasuk untuk wakaf mushaf Al-Qur’an, akan berlipat ganda pahalanya tanpa batas.

Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa pahala wakaf termasuk amalan yang tidak terputus meski seseorang telah meninggal dunia. Dalam hadis sahih beliau bersabda:

“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim).
Wakaf Al-Qur’an termasuk dalam kategori sedekah jariyah, sebab setiap kali seseorang membaca ayat dari mushaf tersebut, pahala terus mengalir kepada pewakafnya tanpa henti.

Selain karena dorongan pahala, wakaf Al-Qur’an juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial dan dakwah. Dengan menyediakan Al-Qur’an di masjid, pesantren, dan tempat belajar, seorang Muslim turut membantu penyebaran ilmu dan menjaga keberlangsungan generasi Qur’ani. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).
Maka, dengan berwakaf Al-Qur’an, seseorang tidak hanya memberi mushaf, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya masyarakat yang cinta Al-Qur’an.

Berwakaf Al-Qur’an menjadi amal yang sederhana namun berdampak besar. Setiap huruf yang dibaca, setiap ayat yang dihafal, dan setiap ilmu yang lahir darinya menjadi sumber pahala tanpa henti. Inilah yang membuat banyak orang terdorong untuk berwakaf Al-Qur’an — bukan hanya demi pahala pribadi, tetapi juga sebagai warisan kebaikan yang abadi.