• KEISLAMAN

Ular Masuk Rumah, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 16/07/2025
Ular Masuk Rumah, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah Ilustrasi ular (Foto: Reuters)

Terasmuslim.com - Ular masuk ke dalam rumah kerap menimbulkan rasa takut sekaligus membuat sebagian orang bertanya-tanya: apakah ini sekadar kebetulan atau mengandung makna spiritual tertentu?

Dalam sebuah kajian, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan fenomena ini dari perspektif syariat Islam. Ternyata, kehadiran ular di rumah tidak bisa dianggap remeh. Bahkan, ada adab dan aturan tersendiri dalam menyikapinya.

Beda Hukum Ular di Rumah dan di Jalan

Menurut Ustadz Khalid, para ulama membedakan hukum perlakuan terhadap ular yang muncul di rumah dengan yang berada di luar rumah. Jika ditemukan di luar rumah, maka ular boleh langsung dibunuh tanpa perlu peringatan.

Namun, jika ular tersebut berada di dalam rumah, ada tuntunan khusus dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Kalau ditemukan di rumah, jangan langsung dibunuh. Tapi ingatkan dulu tiga kali: `Keluarlah, keluarlah, keluarlah.` Kalau dia tetap tidak mau keluar, baru boleh dibunuh,” kata Ustadz Khalid dalam ceramahnya dikutip dari chnnel Ummu Haniya.

Ini karena bisa jadi ular tersebut bukan hewan biasa, melainkan perwujudan jin atau syaitan. Jika benar ia adalah jin yang menyerupai ular, maka ia akan pergi setelah diingatkan secara verbal.

Kisah Sahabat Nabi yang Meninggal karena Ular

Ustadz Khalid juga mengisahkan sebuah peristiwa yang dialami oleh seorang sahabat Nabi. Sahabat tersebut baru menikah dan meninggalkan istrinya sebentar untuk menghadiri majelis Rasulullah.

Setibanya di rumah, ia mendapati istrinya berada di luar rumah dalam kondisi terbuka sebagian auratnya. Saat ditanya, sang istri menjelaskan bahwa ada sesuatu yang membuatnya lari keluar rumah.

Sang suami pun masuk, dan ternyata ada seekor ular besar di atas tempat tidurnya. Ia langsung menghunus pedang dan menyerang ular tersebut. Tragisnya, keduanya—sang sahabat dan ular—akhirnya tewas dalam pertarungan itu.

Mendengar kejadian tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seharusnya dia mengingatkan dulu sebelum membunuh ular itu.”

Para ulama berbeda pendapat tentang apakah “tiga kali” itu berarti tiga ucapan atau tiga hari. Namun Ustadz Khalid menegaskan, tidak disarankan menunggu terlalu lama, karena bisa membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Tidak Berlaku untuk Hewan Berbahaya Lain

Penjelasan ini hanya berlaku khusus untuk ular. Untuk hewan berbahaya lain seperti kalajengking, tikus, atau serangga beracun, tidak ada aturan untuk memberi peringatan. Mereka boleh dibunuh langsung karena berpotensi membahayakan.

Dengan demikian, jika Anda menemukan ular di dalam rumah, jangan langsung panik dan membunuhnya. Ikuti adab yang diajarkan dalam Islam: beri peringatan tiga kali. Jika tetap tidak pergi, barulah dibunuh.

Namun jika ular muncul di luar rumah, maka tidak perlu peringatan—boleh langsung diusir atau dibunuh demi keamanan.

Fenomena ini bukan sekadar soal mistik atau pertanda buruk, tapi juga mengingatkan kita akan pentingnya adab dan kehati-hatian dalam menghadapi makhluk ciptaan Allah, baik yang kasat mata maupun tidak. (*)