• KEISLAMAN

Simak! Inilah Amalan yang Paling Disukai Allah SWT

M. Habib Saifullah | Kamis, 26/06/2025
Simak! Inilah Amalan yang Paling Disukai Allah SWT Ilustrasi memohon pertolongan Allah SWT

TERASMUSLIM.COM - Allah SWT sangat mencintai hamba‑Nya yang mendekatkan diri melalui amalan istiqamah, sederhana, dan bermanfaat bagi sesama. Di antara berbagai amal, Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa shalat tepat pada waktunya berada di urutan teratas sebagai amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT.

Dari hadits Rasulullah yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud, beliau bersabda: أَيُّ الأَعْمَالِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ: الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا, yang artinya "Amalan apa yang paling dicintai Allah? Beliau menjawab: shalat pada waktunya".

Tak hanya itu, setelah shalat, Rasul berpesan agar kita berbakti kepada orang tua sebagai amalan yang sangat mulia. Dalam lafaz yang sama, Nabi melanjutkan: ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ, menegaskan pentingnya menghormati dan merawat orang tua sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Selain itu, beliau menyebutkan jihad di jalan Allah sebagai amal yang berikutnya: ثُمَّ الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ, menempatkan amalan berjihad dalam urutan tiga besar sebagai amalan yang dicintai Allah.

Selain itu terdapat hadits lain yang menekankan bahwa amal kecil yang dilakukan secara istiqamah pun sangat disukai Allah SWT. Dari Aisyah RA, Nabi bersabda: أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ, artinya "Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang terus-menerus, meski sedikit".

Selain itu, Rasulullah juga mengajarkan bahwa kegembiraan yang dimasukkan ke dalam hati saudara muslim, seperti membantu menghilangkan kesusahan, melunasi utang, atau memberi makanan, termasuk amalan mulia yang disukai Allah SWT.
Beliau bersabda, “Amal yang paling disukai Allah ialah kegembiraan yang engkau masukkan dalam hati seorang muslim…”

Lebih jauh lagi, para ulama menegaskan bahwa iman kepada Allah dan Rasul-Nya adalah amalan paling utama dan menjadi pondasi segala kebaikan.

Dari hadits sahih, dikisahkan, "Ditanya: ‘Amalan apa yang terbaik?’ Beliau menjawab: ‘Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.’ Kemudian ditanya lagi, beliau menyebut jihad dan haji mabrur setelahnya."