Ilustrasi suami istri (Foto: AI)
Terasmuslim.com - Malam Jumat sering kali dikaitkan dengan berbagai amalan ibadah. Dari membaca surah Al-Kahfi, memperbanyak salawat, hingga memperdalam doa dan zikir. Namun, satu hal lain yang tak jarang diperbincangkan baik dalam guyonan maupun keseriusan adalah soal hubungan suami istri pada malam Jumat.
Di tengah masyarakat, tak sedikit yang meyakini bahwa berhubungan intim di malam Jumat adalah bagian dari sunnah Nabi Muhammad ﷺ. Lalu, benarkah demikian? Apakah ada dalil yang secara eksplisit menyebutkan bahwa malam Jumat adalah waktu khusus yang dianjurkan untuk hubungan suami istri?
Agar tak terjebak pada asumsi yang keliru atau bahkan mempraktikkan agama berdasarkan mitos, mari kita telusuri pandangan ulama dan keterangan hadis-hadis sahih yang berkaitan dengan hal ini.
Islam memandang hubungan suami istri sebagai ibadah
Dalam Islam, hubungan suami istri bukan sekadar pemenuhan kebutuhan biologis, tetapi juga bagian dari ibadah. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Dan dalam kemaluan salah seorang dari kalian terdapat sedekah..."
(HR. Muslim)
Artinya, jika dilakukan dengan niat yang baik seperti menjaga kehormatan, menyalurkan syahwat di jalan halal, dan membahagiakan pasangan maka hubungan intim bisa bernilai pahala di sisi Allah.
Malam Jumat: waktu istimewa untuk ibadah, bukan khusus hubungan intim
Malam Jumat memang waktu yang disunnahkan untuk memperbanyak ibadah. Nabi Muhammad ﷺ menganjurkan:
Namun, tidak ada dalil sahih yang secara khusus menyebutkan bahwa hubungan suami istri di malam Jumat adalah sunnah tersendiri. Artinya, jika seseorang melakukannya karena memang momen yang tepat, bukan karena meyakini itu sebagai ibadah khusus, maka hal itu diperbolehkan dan tetap berpahala karena niat yang baik.
Adab dalam hubungan sesuai sunnah Nabi ﷺ
Meski tidak disebut secara khusus dalam konteks malam Jumat, Rasulullah ﷺ memberikan bimbingan tentang bagaimana berhubungan suami istri dengan adab Islami, di antaranya:
Dengan menjaga adab-adab tersebut, hubungan suami istri pun menjadi ibadah yang berkualitas, bukan sekadar aktivitas fisik.
Berhubungan suami istri di malam Jumat adalah boleh dan berpahala, sebagaimana malam lainnya.Tidak ada dalil yang menunjukkan itu sebagai sunnah ritual khusus malam Jumat. Yang disunnahkan adalah membaca Al-Kahfi dan memperbanyak salawat, namun hubungan intim tetap termasuk ibadah jika dilakukan dengan niat baik dan adab syar’i.
Membangun keluarga dalam Islam tak lepas dari keintiman dan kasih sayang. Jika malam Jumat menjadi waktu yang tenang dan penuh berkah untuk menguatkan hubungan suami istri, maka itu patut disyukuri. Hanya saja, penting untuk tetap melandaskan segala sesuatu pada tuntunan Rasulullah ﷺ yang benar, agar tidak terjebak dalam anggapan-anggapan tanpa dasar.