Ilustrasi anak marah kepada orangtua
Terasmuslim.com - Dalam Islam, durhaka kepada orang tua (`uquq al-walidain`) adalah dosa besar yang sangat dibenci oleh Allah. Bahkan dalam banyak hadits, ia disebutkan setelah syirik sebagai dosa paling besar.
Anak yang durhaka bisa dikenali dari sikap, ucapan, dan perilaku yang menyakiti hati orang tua, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Berikut adalah tanda-tanda anak durhaka kepada orang tua menurut ajaran Islam:
Allah berfirman:
"Dan janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan `ah` dan janganlah kamu membentak mereka..."
(QS. Al-Isra’: 23)
Meninggikan suara, membantah dengan nada keras, atau menunjukkan ekspresi kesal sudah termasuk durhaka meskipun tidak mengucapkan kata kasar.
Menolak atau mengabaikan perintah orang tua dalam hal yang baik dan tidak melanggar syariat adalah bentuk kedurhakaan, apalagi jika disertai keluhan atau perasaan berat hati.
Mencela, menjelekkan, atau meremehkan orang tua di hadapan orang lain, baik secara langsung atau di media sosial, adalah dosa besar dan bentuk penghinaan terhadap hakikat birrul walidain.
Sikap tidak peduli, acuh, jarang mengunjungi atau menelpon, serta mengabaikan kebutuhan atau perasaan mereka, adalah bentuk kedurhakaan yang sering tidak disadari.
Mengeluh ketika dimintai bantuan atau berkata, “capek ah,” “malas,” “kenapa sih selalu aku?” termasuk dalam ucapan yang menyakitkan dan menunjukkan ketidakridaan.
Seorang anak yang tak pernah mendoakan orang tuanya, baik yang masih hidup maupun sudah wafat, termasuk tanda kelalaian dan bisa menjurus pada kedurhakaan batiniah.
Jika seorang anak mampu tetapi enggan membantu kebutuhan hidup orang tuanya, baik materi maupun bantuan lain, itu termasuk bentuk kedurhakaan yang sangat dikecam.
Ketika anak lebih patuh dan tunduk kepada pasangan atau temannya dalam urusan dunia, namun sering mengabaikan permintaan orang tua, maka ini termasuk ketimpangan adab.
Durhaka tidak hanya saat seseorang melakukan kesalahan, tapi juga saat ia menolak mengakui dan memperbaikinya. Membiarkan orang tua sakit hati tanpa meminta maaf memperbesar dosa.
Peringatan Rasulullah ﷺ:
“Maukah kalian aku beritahu dosa besar yang paling besar?”
Beliau berkata: “(1) Syirik kepada Allah, (2) durhaka kepada kedua orang tua...”
(HR. Bukhari & Muslim)
Durhaka bukan hanya soal kasar dalam ucapan, tapi juga dalam sikap, perhatian, kepedulian, dan perasaan. Orang tua adalah gerbang surga, dan menyakiti mereka bisa menjadi gerbang neraka.