
Ilustrasi berdoa (FOTO: ISTOCKPHOTO)
Terasmuslim.com - Mengangkat kedua tangan merupakan salah satu adab paling utama yang sangat dianjurkan saat seorang muslim memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Secara umum, amalan ini menjadi simbol kerendahan hati dan kesungguhan seorang hamba dalam memohon pertolongan kepada Sang Pencipta.
Keutamaan sikap merendahkan diri saat berdoa ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur`an Surah Al-A`raf ayat 55.
Dalam ayat tersebut Allah berfirman, "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah diri dan suara yang lembut".
Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan mengangkat tangan dalam hadits riwayat Abu Dawud, bahwa Allah SWT malu jika menolak tangan hamba-Nya yang terangkat hampa.
Para ulama mengelompokkan kondisi mengangkat tangan saat berdoa menjadi tiga bagian, yaitu yang disunnahkan, yang dilarang, dan yang dibolehkan secara umum.
Kondisi yang sangat disunnahkan antara lain saat memanjatkan Doa Istisqa (meminta hujan), doa di atas Bukit Safa dan Marwah, serta Doa Qunut Nazilah.
Diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwa Nabi SAW mengangkat kedua tangannya begitu tinggi saat melakukan Shalat Istisqa hingga terlihat putih ketiaknya.
Sebaliknya, terdapat kondisi di mana Rasulullah SAW justru tidak mengangkat tangan saat berdoa, seperti ketika khatib menyampaikan khutbah Jumat.
Dalam hadits riwayat Muslim, sahabat Ruwaibah bin Ruwaibah RA menegur khatib yang mengangkat kedua tangan saat khutbah, karena Nabi SAW hanya mengacungkan jari telunjuknya.
Begitu pula saat membaca doa istiftah, doa ruku, doa i`tidal, serta doa tasyahud di dalam shalat, syariat tidak menggariskan amalan mengangkat tangan.
Adapun untuk doa-doa harian di luar shalat, seperti doa memohon rezeki atau keselamatan, mengakat tangan hukumnya sunnah mutlak.
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa mengangkat tangan dalam doa di luar konteks yang dilarang merupakan adab yang sangat disukai (mustahab).
Memahami tempat dan kondisi yang tepat dalam menerapkan adab berdoa sangat penting agar ibadah kita senantiasa bernilai pahala sesuai Sunnah.
Dengan mempelajari petunjuk fikih ini, umat Islam dapat memanjatkan doa dengan adab yang sempurna dan penuh kekhusyukan.
TAGS : Mengangkat Tangan Berdoa Adab Berdoa Sunnah Nabi