KEISLAMAN

Apakah Shalat Syuruq Sama dengan Shalat Dhuha?

Yahya Sukamdani| Sabtu, 07/03/2026
Shalat syuruq sering dianggap sama dengan dhuha, namun ulama menjelaskan perbedaan waktu dan keutamaannya. Ilustrasi foto shalat Dhuha

Terasmuslim.com - Dalam praktik ibadah sehari-hari, sebagian umat Islam sering bertanya apakah shalat syuruq atau israq sama dengan shalat dhuha. Pertanyaan ini muncul karena keduanya sama-sama dilakukan setelah matahari terbit. Dalam kajian fiqih, para ulama menjelaskan bahwa shalat syuruq pada dasarnya termasuk bagian dari shalat dhuha, namun dilakukan di awal waktunya. Karena itu, sebagian ulama menyebut shalat israq sebagai dhuha pada waktu paling awal.

Secara waktu, shalat syuruq atau israq dikerjakan sekitar 10–15 menit setelah matahari terbit, ketika matahari sudah naik sedikit dari ufuk. Sementara itu, waktu shalat dhuha lebih luas, dimulai setelah matahari terbit hingga menjelang masuk waktu zhuhur. Hal ini sejalan dengan penjelasan para ulama bahwa waktu dhuha terbentang cukup panjang, namun waktu yang paling utama adalah ketika matahari mulai terasa panas menjelang siang.

Keutamaan shalat israq dijelaskan dalam hadits Nabi. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang melaksanakan shalat subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir hingga matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. Karena itu, sebagian ulama menyebut dua rakaat tersebut sebagai shalat israq, yang memiliki keutamaan besar bagi orang yang mengamalkannya.

Dalam Al-Qur’an sendiri, Allah menyinggung waktu dhuha sebagai waktu yang penuh keberkahan. Allah bahkan bersumpah dengan waktu dhuha dalam Surah Ad-Dhuha ayat 1, “Demi waktu dhuha.” Para ulama tafsir menjelaskan bahwa waktu ini adalah saat manusia mulai beraktivitas dan merasakan nikmat cahaya matahari. Oleh karena itu, shalat dhuha menjadi ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebagai bentuk syukur kepada Allah atas kesehatan dan kesempatan hidup.

Baca juga :

Dari sisi kesehatan atau medis, waktu pagi setelah matahari terbit memang memiliki manfaat bagi tubuh manusia. Paparan sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang, sistem imun, dan metabolisme tubuh. Aktivitas ringan seperti berjalan menuju masjid, duduk berdzikir, dan melaksanakan shalat juga memberikan efek relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, serta menenangkan pikiran.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa shalat syuruq atau israq pada hakikatnya masih termasuk dalam rangkaian shalat dhuha, hanya saja dilakukan di awal waktunya dengan keutamaan khusus. Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan kesehatan, sehingga waktu pagi menjadi momen yang sangat baik untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menjaga kebugaran tubuh. Bagi seorang Muslim, memulai hari dengan dzikir dan shalat sunnah adalah amalan yang penuh keberkahan dan pahala besar.

TAGS : shalat syuruq shalat dhuha waktu shalat dhuha

Terkini