
Ilustrasi foto shalat Tahajud
Terasmuslim.com - Shalat tahajud tetap ada dan dianjurkan di bulan Ramadhan, serta memiliki landasan kuat dalam ajaran Rasulullah ﷺ. Tarawih tidak menghapus atau menggantikan tahajud, karena keduanya termasuk dalam qiyamul lail (shalat malam).
Allah SWT berfirman:
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu.”
(QS. Al-Isra: 79)
Ayat ini bersifat umum dan mencakup seluruh waktu, termasuk bulan Ramadhan.
Rasulullah SAW dikenal istiqamah melaksanakan shalat malam, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:
“Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat malam, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan.”
(HR. Ahmad)
Secara praktik, Rasulullah SAW melaksanakan shalat malam dengan jumlah rakaat yang tidak dibatasi, dan dilakukan setelah tidur pada akhir malam yang inilah disebut tahajud.
Hadits lain menegaskan:
“Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama menjelaskan bahwa tarawih adalah shalat malam di awal malam, sementara tahajud di akhir malam, dan keduanya sah serta bernilai ibadah di bulan Ramadhan. Shalat tahajud di bulan Ramadhan memiliki tuntunan yang jelas dari Rasulullah ﷺ dan tetap dianjurkan. Tarawih tidak meniadakan tahajud. Bagi yang mampu, menggabungkan keduanya adalah amalan utama, namun tarawih saja sudah termasuk qiyamul lail.
TAGS : qiyamul lail Ramadhan shalat tahajud shalat malam