KEISLAMAN

Kejar Surga dari Suami, Jalan Mulia bagi Istri Salehah

Yahya Sukamdani| Rabu, 15/10/2025
Surga bagi istri bisa diraih melalui keridaan suami. Ilustrasi suami istri di kamar

Terasmuslim.com - Dalam Islam, pernikahan bukan hanya ikatan cinta, tetapi juga ladang ibadah. Bagi seorang istri, ridha Allah sangat erat kaitannya dengan ridha suami. Melayani, menghormati, dan menaati suami dalam kebaikan merupakan salah satu jalan menuju surga yang dijanjikan Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila seorang wanita melaksanakan salat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadan, menjaga kehormatannya, dan menaati suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah ke surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki.” (HR. Ahmad). Hadis ini menegaskan bahwa ketaatan seorang istri kepada suami dalam hal yang ma’ruf (kebaikan) merupakan bentuk ibadah besar yang mendatangkan ridha Allah.

Al-Qur’an pun menegaskan peran penting istri dalam menjaga kehormatan dan kesetiaan rumah tangga. Dalam Surah An-Nisa ayat 34, Allah berfirman: “...Maka wanita yang salehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara mereka.” Ayat ini menggambarkan kemuliaan perempuan yang berperilaku baik, menjaga diri, dan menghormati suaminya.

Menghormati suami bukan berarti tunduk secara buta, tetapi menjalankan peran dengan cinta, sabar, dan niat ibadah. Ketika istri menunaikan tanggung jawab rumah tangga dengan ikhlas baik mengurus anak, mendukung suami, atau menjaga keharmonisan—semuanya tercatat sebagai amal yang mendekatkan dirinya kepada surga.

Baca juga :

Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya, karena besarnya hak suami atas istri.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menggambarkan betapa besar penghargaan Islam terhadap peran suami dan kewajiban istri untuk menghormatinya selama tidak bertentangan dengan perintah Allah.

Namun, penting diingat bahwa ketaatan kepada suami tidak berlaku dalam hal maksiat. Rasulullah ﷺ menegaskan: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Sang Pencipta.” (HR. Ahmad). Istri tetap wajib menolak jika suaminya memerintahkan sesuatu yang melanggar syariat.

TAGS : Pernikahan ibadah jaga kehormatan rumah tangga taat

Terkini