Kisah seorang pendosa yang taubat dan diabadikan dalam hadis Nabi Muhammad SAW (Foto: Ilustrasi AI)
Terasmuslim.com - Rasa takut yang mendalam kepada Allah SWT merupakan salah satu benteng utama seorang hamba dalam kehidupan.
Dalam sebuah riwayat shahih, menceritakan kisah seorang laki-laki pada zaman dahulu yang berbuat banyak dosa semasa hidupnya.
Ketika ajalnya makin mendekat, rasa takut yang amat besar akan siksa Allah bergejolak di dalam hatinya.
Ia merasa amal kebaikannya sangat sedikit, sementara dosa dan kemaksiatannya sangat membumbung tinggi.
Kerena kekhawatiran itu, ia memanggil anak-anaknya dan menyampaikan sebuah wasiat yang tak lazim.
Ia memerintahkan keluarganya untuk membakar jasadnya setelah meninggal dunia dan menumbuk abunya hingga halus.
Separuh dari abu tersebut diperintahkan untuk ditabur di daratan dan separuhnya lagi ditiupkan di lautan saat angin kencang.
Ia menyangka dengan cara tersebut jasadnya tidak akan dapat dikumpulkan kembali untuk dihisab oleh Allah SWT.
Setelah ia wafat, keluarganya menjalankan wasiat tersebut sesuai dengan apa yang telah diperintahkan.
Namun, Allah SWT Maha Kuasa atas segala sesuatu dan memerintahkan bumi serta laut untuk mengumpulkan seluruh bagian abu jasadnya.
Seketika itu pula, laki-laki tersebut kembali berdiri utuh di hadapan Rabb Sang Maha Pencipta.
Allah SWT kemudian bertanya kepadanya tentang alasan mengapa ia nekat melakukan tindakan demikian.
Laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa semua itu dilakukan semata-mata karena rasa takutnya yang luar biasa kepada Allah SWT.
Melihat ketakutan dan penyesalan yang begitu tulus dari hamba-Nya, Allah SWT pun mengampuni seluruh dosa-dosanya.
Kisah sarat edukasi ini diriwayatkan secara shahih dalam HR. Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Hurairah RA.
Kejadian mengagumkan ini membuktikan kekuasaan Allah yang mutlak dalam membangkitkan kembali seluruh manusia sebagaimana firman-Nya dalam Surah Yasin ayat 79.
Allah SWT berfirman: "Katakanlah (Muhammad), Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk." (QS. Yasin: 79).
Selain itu, Al-Qur`an juga menegaskan keutamaan orang yang takut akan keagungan Rabb-Nya melalui Surah An-Nazi`at ayat 40-41.
Ayat tersebut berbunyi: "Dan adapun orang-orang yang takut kepada keagungan Rabb-nya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya, maka sungguh, surgalah tempat tinggal(nya)." (QS. An-Nazi`at: 40-41).