Ilustrasi foto jaga fisik
Terasmuslim.com - Islam memandang manusia sebagai kesatuan utuh yang tak terpisahkan antara dimensi jasad fisik dan ruh spiritual.
Kondisi fisik yang prima sangat mempengaruhi kekhusyukan jiwa, begitu pula ketenangan hati menjadi obat mujarab bagi raga.
Allah SWT secara tersirat menggambarkan harmoni ini melalui penciptaan manusia yang sempurna dalam kitab suci Al-Qur`an.
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (QS. At-Tin: 4).
Kesempurnaan bentuk ini menuntut kita untuk merawat kesehatan lahiriah sekaligus menjaga kesucian batiniah secara seimbang.
Rasulullah SAW juga sangat menekankan pentingnya memiliki kekuatan fisik yang ditopang oleh fondasi keimanan yang kokoh.
Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, beliau menegaskan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.
Kekuatan dalam hadits tersebut mencakup energi fisik untuk beribadah serta keteguhan spiritual dalam menghadapi ujian hidup.
Ketika seseorang rutin mendirikan shalat dengan khusyuk, gerakan sujud dan ruku` secara medis juga memperlancar aliran darah tubuh.
Sebaliknya, hati yang dipenuhi penyakit rohani seperti stres, dengki, dan cemas berlebih sering kali memicu penyakit fisik kronis.
Al-Qur`an diturunkan oleh Allah SWT salah satunya berfungsi sebagai syifa alias penawar bagi segala penyakit yang bersemayam di dada.
Amalan zikir dan membaca Al-Qur`an terbukti mampu menurunkan hormon kortisol sehingga imunitas fisik manusia ikut meningkat.
Oleh karena itu, menjaga asupan makanan halal dan bergizi harus berjalan beriringan dengan pemberian nutrisi bagi ruhani.
Dengan tubuh yang sehat dan spiritual yang bersih, seorang muslim dapat menjalankan misi ibadah di bumi secara optimal.
Mari kita rawat sinergi indah ini demi meraih kebahagiaan yang hakiki, baik di kehidupan dunia maupun di akhirat kelak.