• KEISLAMAN

Sakitmu Jalan Ampunan, Ujian yang Menghapus Dosa Menurut Islam

Yahya Sukamdani | Rabu, 17/12/2025
Sakitmu Jalan Ampunan, Ujian yang Menghapus Dosa Menurut Islam Ilustrasi shalat saat sakit

Terasmuslim.com - Dalam pandangan Islam, sakit bukan semata-mata musibah, tetapi dapat menjadi jalan menuju ampunan dan rahmat Allah. Allah Ta‘ala berfirman, “Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 155). Ayat ini menegaskan bahwa ujian, termasuk sakit, memiliki hikmah besar bagi orang beriman yang bersabar dan berharap pahala dari Allah.

Rasulullah ﷺ secara tegas menjelaskan bahwa sakit dapat menggugurkan dosa-dosa seorang muslim. Beliau bersabda, “Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kesedihan, gangguan, ataupun kesusahan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya dengan sebab itu” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini memberikan ketenangan hati bahwa setiap rasa sakit yang dirasakan tidak sia-sia di sisi Allah.

Selain menghapus dosa, sakit juga menjadi sarana untuk meninggikan derajat seseorang di sisi Allah. Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia akan menimpakan musibah kepadanya” (HR. Bukhari). Ujian sakit dapat mendidik jiwa agar lebih tawadhu’, banyak berdoa, dan semakin bergantung kepada Allah, sehingga iman menjadi lebih kuat dibandingkan saat sehat.

Karena itu, sikap seorang muslim ketika sakit adalah bersabar, berhusnuzan kepada Allah, serta tetap berikhtiar untuk sembuh. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 153). Dengan kesabaran dan keyakinan, sakit tidak lagi dipandang sebagai hukuman, melainkan sebagai jalan menuju ampunan, penghapus dosa, dan sebab dekatnya seorang hamba dengan Rabb-nya.