
Ilustrasi pemuda ajak kajian belajar agama Islam
Terasmuslim.com - Sahabat Mus`ab bin Umair merupakan pemuda bangsawan Quraisy yang memilih meninggalkan seluruh kenyamanan hidup demi Islam.
Sebelum memeluk Islam, beliau dikenal sebagai pemuda paling rupawan dan paling bergelimang kemewahan di Kota Mekkah.
Namun, hidayah tauhid mengubah cara pandangnya hingga beliau rela dilepas dari segala kekayaan keluarga dan status sosialnya.
Pengorbanan tulus Mus’ab sejalan dengan firman Allah SWT di dalam Al-Qur`an Surah Al-Kahf ayat 46 mengenai hakikat perhiasan dunia.
Allah SWT berfirman bahwa harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan yang kekal lagi saleh adalah sebaik-baik pahala.
Ketaatan dan kedalaman pemahaman agamanya membuat Rasulullah SAW mengutus Mus’ab sebagai duta Islam pertama ke Madinah.
Di Kota Madinah, lewat kesantunan dan kecerdasannya, beliau berhasil mengajak tokoh-tokoh penting dan penduduk lokal memeluk ajaran tauhid.
Keberhasilan dakwah Mus’ab bin Umair membuka jalan lapang bagi peristiwa bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW.
Ketika Perang Uhud berkecamuk, beliau dipercaya menggemban amanah memegang panji utama pasukan umat Islam.
Dalam medan pertempuran tersebut, Mus’ab gugur sebagai syahid dengan kondisi kain kafan yang bahkan tidak mampu menutup seluruh tubuhnya.
Kisah wafatnya Mus’ab yang mengharukan diriwayatkan dalam hadis Shahih Bukhari melalui penuturan sahabat Khabbab bin Al-Arat r.a.
Hadis tersebut mengisahkan jika kain kafannya ditarik menutup kepala maka kakinya terbuka, dan jika ditarik menutup kaki maka kepalanya terbuka.
Keteguhan pengorbanan para syuhada Uhud ini menggemakan kebenaran firman Allah SWT dalam Surah Ali `Imran ayat 169.
Allah SWT menegaskan agar jangan sekali-kali mengira orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, melainkan mereka hidup di sisi Rabb-nya.
Perjalanan hidup Mus`ab bin Umair memberikan teladan abadi bahwa kemuliaan sejati hanya diraih melalui ketakwaan dan keikhlasan berkorban.
TAGS : Mus'ab bin Umair Duta Islam Pertama