
Ilustrasi foto dzikir setelah shalat
Terasmuslim.com - Membaca dzikir pagi dan petang merupakan amalan sunnah yang sangat ditekankan untuk menjaga ketenangan hati dan keselamatan hamba.
Allah SWT secara eksplisit memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa bertasbih pada waktu pagi dan petang dalam Surah Al-Ahzab ayat 41-42.
Perintah serupa juga ditegaskan Allah SWT dalam Surah Ar-Rum ayat 17 agar manusia memuji-Nya di waktu malam dan waktu subuh.
Waktu pelaksanaan dzikir pagi dimulai dari terbit fajar hingga matahari meninggi, sedangkan dzikir petang dimulai dari tenggelamnya matahari atau masa asar hingga malam.
Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan berdzikir bersama rombongan di waktu pagi dan petang lebih beliau sukai daripada memerdekakan empat orang budak dalam Hadits Riwayat Abu Daud.
Rangkaian dzikir diawali dengan membaca Ayat Kursi dari Surah Al-Baqarah ayat 255 sebagai sarana perlindungan utama dari gangguan setan.
Kemudian dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing sebanyak tiga kali pada waktu pagi dan petang.
Dalam riwayat Abu Daud dan At-Tirmidzi, Rasulullah SAW menegaskan bahwa membaca ketiga surat tersebut tiga kali di waktu pagi dan petang akan mencukupi seorang hamba dari segala sesuatu.
Amalan dilanjutkan dengan membaca Sayyidul Istighfar untuk memohon ampunan tulus atas segala dosa yang telah diperbuat.
Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits Riwayat Bukhari bahwa barangsiapa membaca Sayyidul Istighfar di siang hari dengan yakin lalu meninggal, maka ia termasuk penghuni surga.
Umat Islam juga disunnahkan membaca doa perlindungan: "Bismillahilladzi la yadhurru ma`asmihi syai`un fil ardhi wa la fis-sama`i wa huwas-sami`ul `alim" sebanyak tiga kali.
Dalam Hadits Riwayat At-Tirmidzi, siapa yang merutinkan bacaan perlindungan tersebut tidak akan dibahayakan oleh sesuatu apa pun sepanjang hari dan malam.
Membaca tasbih "Subhanallahi wa bihamdihi" sebanyak 100 kali juga menjadi bagian penting dari dzikir pagi dan petang untuk menggugurkan dosa.
Rasulullah SAW menyampaikan dalam riwayat Muslim bahwa barangsiapa membaca tasbih tersebut 100 kali dalam sehari, dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan.
Melestarikan dzikir pagi dan petang secara istiqamah akan memberikan perlindungan spiritual yang kokoh serta keberkahan dalam menjalani aktivitas harian.
TAGS : dzikir sesuai sunnah Rasulullah dzikir pagi petang