KEISLAMAN

Menjaga Kemurnian Ajaran Agama Islam

Yahya Sukamdani| Senin, 03/08/2026
Bahaya menambah perkara baru dalam ibadah menurut syariat Islam. Ilustrasi belajar ilmu Islam

Terasmuslim.com - Menjaga kemurnian ajaran Islam dari segala bentuk penambahan dan pengurangan merupakan kewajiban setiap muslim.

Islam adalah agama yang telah sempurna sehingga tidak memerlukan rekayasa atau inovasi baru dalam urusan ibadah.

Allah SWT secara tegas menyatakan kesempurnaan agama ini dalam Al-Qur`an Surah Al-Ma`idah ayat 3.

Melalui ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa Dia telah menyempurnakan agama Islam dan meridhainya sebagai jalan hidup.

Setiap upaya membuat syariat atau cara ibadah baru yang tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW sangat dilarang.

Rasulullah SAW memberikan peringatan keras mengenai hal ini dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Beliau bersabda: "Barangsiapa membuat hal baru dalam urusan kami ini yang tidak ada padanya, maka ia tertolak."

Ketegasan Nabi Muhammad SAW bertujuan agar syariat Islam tetap murni sebagaimana yang beliau sampaikan kepada para sahabat.

Dalam khutbah-khutbahnya, Rasulullah SAW juga sering mengingatkan bahaya dari perkara-perkara ibadah yang diada-adakan.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, beliau menegaskan bahwa seburuk-buruk perkara adalah hal yang diada-adakan dalam agama.

Menambah-nambah aturan dalam ibadah secara tidak langsung mengesankan bahwa ajaran Islam belum lengkap atau belum sempurna.

Para ulama menyepakati bahwa syarat diterimanya suatu amal ibadah adalah niat ikhlas dan mengikut petunjuk Rasulullah SAW.

Jika suatu amalan diciptakan tanpa landasan syariat yang jelas, maka amalan tersebut tidak akan membuahkan pahala di sisi Allah.

Oleh karena itu, kewajiban kita sebagai umat muslim adalah mempelajari sunnah dan beribadah sesuai petunjuk yang sah.

Mari kita jaga kesucian ajaran Islam dengan senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah SAW.

TAGS : bahaya bidah menjaga syariat hadis tentang bidah

Terkini