
Ilustrasi - talqin sebelum meninggal dunia (Foto: AI)
Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, seseorang yang sedang menghadapi sakaratul maut dianjurkan untuk dituntun mengucapkan kalimat tahlil, yaitu Lā ilāha illallāh.
Tuntunan ini dikenal dengan istilah talqin, yakni mengingatkan orang yang sedang sekarat agar mengakhiri hidupnya dengan kalimat tauhid sebagai ucapan terakhir.
Talqin bukan berarti memaksa orang yang sedang sekarat untuk terus mengulang bacaan.
Sebaliknya, keluarga atau orang di sekitarnya dianjurkan mengucapkan kalimat tersebut dengan lembut agar orang yang sedang menghadapi ajal dapat mengikutinya apabila masih mampu.
Anjuran ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
"Talqinkanlah orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kalian dengan ucapan Lā ilāha illallāh." (HR. Muslim)
Berikut bacaan talqin yang dianjurkan.
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ
Lā ilāha illallāh
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah."
Kalimat ini merupakan inti dari syahadat dan menjadi pengakuan atas keesaan Allah SWT.
Talqin bertujuan membantu seorang Muslim agar dapat mengingat Allah SWT pada detik-detik terakhir kehidupannya. Rasulullah SAW juga bersabda:
"Barang siapa yang akhir ucapannya adalah Lā ilāha illallāh, maka ia akan masuk surga." (HR. Abu Dawud)
Hadis tersebut menjadi motivasi bagi kaum Muslim untuk membimbing orang yang sedang menghadapi sakaratul maut dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.
TAGS : Info Keislaman Bacaan Talqin Talqin Mayit Bacaan Singkat