KISAH

Nabi Yunus AS dan Doa dalam Kegelapan yang Menyelamatkan

Yahya Sukamdani| Minggu, 03/05/2026
Doa Nabi Yunus dalam kegelapan jadi kunci keselamatan hidup Ilustrasi foto kisah Nabi Yunus yang keluar dari perut Ikan (Foto: AI)

Terasmuslim.com - Nabi Yunus AS menghadapi ujian berat yang membawanya ke dalam kegelapan berlapis di lautan.

Dalam kondisi terhimpit di dalam perut ikan, beliau tidak memiliki daya kecuali kembali kepada Allah.

Kegelapan itu bukan hanya fisik, tetapi juga menjadi momen muhasabah atas keputusan yang telah diambilnya.

Namun di titik paling sulit itulah, ibadah Nabi Yunus justru mencapai puncak keikhlasan.

Baca juga :

Allah mengabadikan doanya dalam Al-Qur’an: “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim” (QS. Al-Anbiya: 87).

Doa ini menjadi simbol pengakuan dosa sekaligus bentuk tauhid yang murni kepada Allah.

Dalam ayat berikutnya, Allah menegaskan: “Maka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan” (QS. Al-Anbiya: 88).

Ini menunjukkan bahwa ibadah yang tulus di saat sulit memiliki kekuatan luar biasa di sisi Allah.

Rasulullah SAW bersabda: “Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan, tidaklah seorang Muslim berdoa dengannya melainkan Allah akan mengabulkannya” (HR. Tirmidzi).

Hadis ini memperkuat bahwa doa Nabi Yunus menjadi amalan yang dianjurkan bagi umat Islam.

Dalam kegelapan total tanpa harapan duniawi, Nabi Yunus justru menemukan cahaya keimanan.

Ia tidak menyalahkan keadaan, tetapi mengakui kelemahan diri di hadapan Allah.

Inilah esensi ibadah sejati, yaitu kembali kepada Allah dengan penuh kerendahan hati.

Kisah ini mengajarkan bahwa tidak ada kondisi yang terlalu gelap untuk sebuah doa.

Dari Nabi Yunus, umat Islam belajar bahwa satu doa yang tulus dapat menjadi sebab keselamatan dunia dan akhirat.

TAGS : doa dalam kesulitan kisah nabi doa mustajab

Terkini