Ilustrasi seorang pendosa yang taubat (Foto: Ilustrasi AI)
Terasmuslim.com - Setiap Muslim yang beriman pasti mendambakan keselamatan di akhirat dan terhindar dari siksaan api neraka.
Neraka adalah tempat penuh kesengsaraan yang dipersiapkan bagi mereka yang melanggar ketentuan dan larangan Allah SWT.
Namun, Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang menyediakan banyak jalan bagi hamba-Nya untuk meraih keselamatan.
Salah satu sebab utama dihapuskannya nama seseorang dari daftar penduduk neraka adalah dengan memperbanyak istighfar dan taubat nasuha.
Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur`an bahwa Dia akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang mau kembali dan memohon ampunan.
"Katakanlah, `Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah...`" (QS. Az-Zumar: 53).
Selain taubat, keistiqamahan dalam menjaga shalat lima waktu, khususnya shalat Subuh dan Ashar, juga menjadi benteng penyelamat yang kokoh.
Rasulullah SAW memberikan jaminan bagi umatnya yang taat mendirikan shalat di dua waktu dingin tersebut agar terbebas dari neraka.
"Tidak akan masuk neraka seseorang yang melaksanakan shalat sebelum terbit matahari (Subuh) dan sebelum tenggelamnya (Ashar)." (HR. Muslim).
Mengikhlaskan tauhid dan menjauhi segala bentuk kesyirikan juga menjadi kunci mutlak terhapusnya nama dari siksa api neraka.
Seseorang yang bersaksi dengan tulus bahwa tiada Tuhan selain Allah akan diharamkan jasadnya dari sentuhan api yang menyala-nyala.
Amalan ringan lain yang berhadiah pembebasan dari neraka adalah memiliki akhlak yang mulia, supel, dan ramah kepada sesama manusia.
Rasulullah SAW bersabda bahwa api neraka diharamkan menyentuh orang yang dekat dengan masyarakat, lemah lembut, serta mempermudah urusan.
"Maukah kalian aku beri tahukan tentang orang yang haram bagi neraka? Yaitu setiap orang yang dekat, mendekat, mudah, dan lembut." (HR. Tirmidzi).
Menangis karena takut kepada Allah SWT saat bersunyi diri dalam zikir juga secara efektif mampu memadamkan ancaman siksa akhirat.
Semoga kita semua digolongkan sebagai hamba yang namanya dihapus dari neraka dan ditulis sebagai ahli surga.