Hasad bukan sekadar iri hati. Dalam Islam, ia bisa menimbulkan penyakit ‘ain yang membahayakan orang lain. Inilah dalil dan cara melindungi diri menurut Al-Qur`an dan sunnah.
Di balik kemuliaan dakwah, seorang da’i juga menghadapi ujian penyakit hati seperti riya’, ujub, dan cinta popularitas. Jika tidak diwaspadai, penyakit ini bisa merusak dakwah.
Hasad atau iri hati kerap muncul ketika melihat orang lain mendapatkan kebaikan, padahal Islam menegaskannya sebagai penyakit hati yang berbahaya bagi iman.
Hasad adalah penyakit hati yang melekat pada manusia Islam memerintahkan kita mengendalikannya sebelum merusak amal.
‘Ain bisa memicu retaknya rumah tangga jika pasangan lengah menjaga privasi dan perlindungan doa.
Iri yang berharap nikmat orang lain hilang dilarang Islam. Namun ghibthah, iri positif dalam kebaikan, dibolehkan dan bisa menjadi motivasi beramal.
Hasad sejatinya merupakan bentuk protes terhadap takdir Allah.
Hasad adalah sifat tercela yang sangat dilarang.