Merenungi hakikat kehidupan demi mempersiapkan bekal terbaik menuju keabadian.
Islam tidak melarang dunia, tetapi menempatkannya sebagai alat. Cara memandang dunia menentukan keselamatan akhirat.
Orang paling cerdas adalah yang selalu mengingat kematian dan mempersiapkan bekal untuk akhirat.