Al-Qur`an memberikan banyak gambaran tentang kedudukan dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan ekspresi rasa syukur dan gembira umat Islam atas hadirnya Sang Penutup Para Nabi.
Kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW diwarnai oleh serangkaian keajaiban alam dan peristiwa spiritual yang telah diisyaratkan oleh para anbiya terdahulu.
Gerakan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW secara massal tidak lepas dari peran seorang perempuan luar biasa bernama Khaizuran
Milad yang berarti hari kelahiran, yaitu momen untuk mengenang hadirnya Nabi Muhammad SAW ke dunia pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun Gajah di Makkah.
Berikut lima keistimewaan bulan Rabiul Awal selain peringatan kelahiran Rasulullah SAW:
Berikut ini 5 amalan sunnah utama yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan di bulan Rabiul Awwal
Ulasan komprehensif pandangan para ulama mengenai peringatan Maulid Nabi.
Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu tradisi keagamaan yang hingga kini masih diperingati oleh umat Islam di berbagai belahan dunia.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tradisi keagamaan yang begitu melekat di masyarakat Indonesia
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu tradisi keagamaan yang terus hidup di tengah umat Islam.
Ini keutamaan membaca doa Maulid Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi setiap 12 Rabiul Awal menjadi momen untuk mengingatkan umat untuk memperbanyak amalan baik.
Kitab-kitab ini bukan hanya menjadi sarana memperingati hari lahir Nabi, tetapi juga medium dakwah untuk menanamkan cinta kepada Rasul.
Salah satu kitab maulid yang paling populer dibacakan dalam tradisi ini adalah Maulid Simṭuddurār, karya ulama besar dari Hadramaut, Yaman
Salah satu kitab maulid yang paling populer dibacakan dalam tradisi Islam ialah Maulid Simṭuddurār, karya ulama besar dari Hadramaut, Yaman.
Menelusuri praktik sahabat terkait peringatan kelahiran Nabi Muhammad.
Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di berbagai belahan dunia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kecintaan.
Berikut lima kitab Maulid yang paling populer di kalangan umat Islam Indonesia.
Sejarawan Islam mencatat bahwa peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan pada era Dinasti Fathimiyah di Mesir, sekitar abad ke-10 M. Dinasti ini dikenal sebagai kerajaan yang berhaluan Syiah Ismailiyah.