Mengulas sejarah kelam munculnya kaum murtad dan nabi palsu yang menentang kepemimpinan Abu Bakar.
Islam mengatur perintah dan larangan bagi penguasa agar kepemimpinan berjalan adil dan amanah.
Islam memuliakan peran suami sebagai pemimpin keluarga. Ketika harga diri suami terasa hilang, syariat memberi rambu-rambu agar martabat itu dipulihkan dengan iman, tanggung jawab, dan akhlak.
Kepemimpinan adalah amanah besar dalam Islam. Rasulullah SAW memberikan peringatan keras bagi pemimpin yang zalim dan mengabaikan rakyatnya, hingga diancam tidak mencium bau surga.
Rasulullah SAW bukan pemimpin yang memerintah dari menara gading. Ia turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar, merasakan, lalu bertindak. Empati beliau bukan sekadar belas kasihan, tapi dorongan tulus untuk hadir dan melayani