
Ilustrasi foto belajar memahami agama
Terasmuslim.com - Membaca teks terjemahan Al-Qur`an dan Hadis memang memberikan pemahaman awal, tetapi belum cukup untuk menyelami kedalaman hukum agama.
Terjemahan hanyalah pengalihan bahasa manusia yang terbatas dan berisiko kehilangan makna hakiki dari bahasa Arab yang kaya.
Allah SWT menegaskan bahwa Al-Qur`an diturunkan dalam bahasa Arab yang mulia agar manusia menggunakan akal untuk memahaminya secara mendalam.
Hal ini termaktub jelas dalam Surah Yusuf ayat 2 yang berbunyi: "Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur`an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya."
Suatu ayat atau hadis memiliki konteks sejarah (asbabun nuzul dan asbabun wurud) yang tidak mungkin terungkap sepenuhnya hanya dari sebuah terjemahan.
Tanpa ilmu tafsir dan metodologi hukum (ushul fiqh), seseorang rentan salah dalam menyimpulkan suatu hukum Islam.
Mengartikan dalil secara tekstual semata dapat memicu pemahaman yang radikal maupun sikap terlalu meremehkan ajaran agama.
Pentingnya bimbingan ulama dan ahli ilmu merupakan perintah langsung dari Allah SWT agar kita terhindar dari kesesatan.
Perintah tersebut tersurat dalam Surah An-Nahl ayat 43: "Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui."
Rasulullah SAW juga telah memperingatkan bahaya menguraikan Al-Qur`an semata-mata mengandalkan logika atau pendapat pribadi tanpa dasar ilmu.
Nabi SAW bersabda dalam riwayat Tirmidzi: "Barang siapa yang berkata tentang Al-Qur`an dengan pendapatnya sendiri, maka hendaklah ia siap-siap menempati tempat duduknya di neraka."
Mempelajari agama secara utuh menuntut kita untuk duduk di majelis ilmu bersama para guru yang memiliki sanad keilmuan bersambung.
Proses bertalaqqi kepada ulama membantu menjaga kesucian pemahaman Islam sebagaimana yang diajarkan oleh generasi salafus shalih.
Terjemahan hendaknya dijadikan langkah awal untuk memicu rasa ingin tahu, bukan sebagai muara akhir dalam menetapkan suatu hukum.
Mari kita tingkatkan semangat untuk mengkaji tafsir dan hadis secara komprehensif agar bimbingan iman kita semakin kokoh dan benar.
TAGS : belajar Al Quran paham hadis ilmu tafsir