Syahwat bukan sekadar fitrah, namun bisa menjadi penyakit hati yang merusak iman jika tak dikendalikan. Ini penjelasan dalil Al-Qur`an dan hadits.
Syubhat merusak pemahaman, syahwat merusak keteguhan. Islam memberi jalan untuk membersihkan hati dari keduanya.
Menyentuh kemaluan tanpa syahwat tidak otomatis membatalkan wudhu, menurut sebagian besar ulama.