Sholat adalah pantulan kondisi batin manusia saat menghadap Sang Pencipta dalam kekhusyukan ibadah.
Menguap saat shalat diperbolehkan, tapi disunnahkan menahannya agar ibadah lebih khusyuk.
Takut kepada Allah adalah bukti keimanan, hati tunduk, dan jalan menuju taqwa.
Shalat bukan sekadar gerakan. Al-Qur`an dan hadits menegaskan bahwa shalat adalah dialog paling dekat antara hamba dan Rabb-nya, yang hanya dapat dirasakan dengan hati yang hadir dan memahami.
Menjauhi gambar dan tulisan di depan saat shalat adalah cara sederhana namun penting untuk menjaga khusyuk dan kualitas ibadah sesuai Sunnah Nabi SAW.
Khusyuk dalam shalat bukan sekadar sikap lahiriah, tetapi tuntutan hati yang menentukan kualitas dan nilai ibadah seorang Muslim di hadapan Allah.
Salat bukan hanya kewajiban bagi setiap Muslim, tetapi juga sarana untuk menenangkan hati, mendekat kepada Allah
Tubuh sehat, ibadah kuat jaga diri agar bisa beribadah dengan sempurna.
Jaga tubuh, tenangkan hati karena ibadah terbaik lahir dari diri yang siap lahir dan batin.
Was-was tidak membatalkan shalat, tetapi harus dilawan agar ibadah tetap khusyuk.
Allah Maha Mengetahui isi hati dan niat hambanya. Selama seseorang tidak meninggalkan sholat dan terus belajar, ia berada dalam jalan yang benar.