Menelisik pola asuh keliru yang berisiko memadamkan fitrah religius anak.
Menghidupkan kembali kedekatan keluarga yang mulai terenggut oleh gawai.
Menelusuri kedalaman ilmu Aisyah RA, sang cendekiawan wanita terbaik umat.
Seni Luqmanul Hakim membangun fondasi tauhid dan akhlak mulia anak.
Mustahil mengharap anak sholeh jika orang tua enggan memperbaiki diri.
Tanpa pemahaman agama, anak akan kehilangan kunci utama mendoakan orang tua.
Membedah kurikulum pendidikan anak berbasis tauhid dan adab sejak dini.
Wamenag menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam mempercepat pengembangan institusi pendidikan tinggi keagamaan di berbagai daerah.
Panduan mendidik anak sesuai fitrah dan syariat demi melahirkan generasi rabbani yang mandiri.
Mengupas tuntas stigma negatif mondok di pesantren dan janji Allah bagi penuntut ilmu.
Islam menegaskan pentingnya menyelamatkan diri dan keluarga melalui iman, ilmu, dan tanggung jawab syar’i.
Tarbiyah dalam Islam adalah proses membina iman, ilmu, dan akhlak secara berkelanjutan
Akidah lurus benteng utama anak muda dari arus pemikiran menyimpang.
Belajar agama menuntun hidup benar selamat dunia hingga akhirat.
Islam tidak mewajibkan setiap Muslim menjadi ulama. Namun, Al-Qur`an dan hadits menegaskan bahwa belajar agama adalah kewajiban agar ibadah dan kehidupan tetap di atas petunjuk Allah.
Kisah sahabat Nabi bukan sekadar sejarah, tetapi teladan hidup dalam beriman, berilmu, dan berakhlak di atas sunnah.
Menag menjelaskan bahwa Al Azhar siap memberikan asistensi kepada perguruan tinggi keagamaan di Indonesia, baik negeri maupun swasta
Baligh menjadi titik balik penting dalam Islam, karena sejak saat itu seorang anak memikul tanggung jawab ibadah dan dosa-pahala secara pribadi di hadapan Allah.
Anak adalah amanah, bukan tempat mewariskan keburukan. Islam memperingatkan agar orang tua menjaga akhlak dan iman demi masa depan anak dan keselamatan akhirat.