Shalat tarawih terlalu cepat tanpa tuma’ninah bertentangan dengan tuntunan syariat dan berisiko tidak sah.
Semangat tarawih harus diiringi menjaga shalat wajib agar ibadah tetap seimbang dan benar.
Perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih telah lama terjadi di tengah umat Islam. Lantas, bagaimana praktik yang benar berdasarkan contoh Rasulullah SAW?