Nabi Musa AS mengumpulkan pengikutnya dan melakukan eksodus pelarian massal meninggalkan Mesir secara sembunyi sembunyi pada waktu malam.
Jejak sejarah paling monumental pada Asyura ialah diselamatkannya Nabi Musa AS dan kaum Bani Israil dari kejaran bala tentara Firaun.
Kisah perjalanan mencari ilmu yang mengajarkan arti sebuah kesabaran sejati.
Saat kayu biasa menjadi ular nyata, mematahkan kesombongan sihir Fir`aun.
Kisah ibadah Nabi Musa yang penuh kedekatan dengan Allah
Kisah penuh ibrah tentang keajaiban tobat dan kasih sayang Allah yang melampaui segala prasangka.
Kisah Nabi Musa menampar Malaikat Maut adalah hadis shahih yang sering disalahpahami. Ulama menegaskan, peristiwa ini justru menunjukkan kemuliaan Nabi Musa dan kesempurnaan iman kepada takdir.
kisah Nabi Musa mengingatkan bahwa masalah besar sekalipun bisa dihadapi dengan hati yang yakin
Kisah Nabi Musa AS mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati bukanlah tentang kemudahan, melainkan tentang kemampuan bertahan dalam ujian
Doa yang sering diamalkan agar dimudahkan dalam urusan pekerjaan berasal dari permohonan Nabi Musa AS,
Menariknya, Al-Qur’an menggunakan tiga istilah berbeda untuk menyebut “ular” dalam kisah ini
Kisah ini menjadi salah satu yang paling sering diulang dalam Al-Qur`an karena relevansinya dalam kehidupan manusia.
Suatu keika nabi Khidr `alaihissalam ditemui nabi Musa `alaihissalam. Nabi yang diberikan Taurat ini menyampaikan keinginannya
Allah ﷻ mengutus malaikat maut kepada nabi Musa `alaihissalam pada kesempatan yang kedua, beliau `alaihissalam diminta untuk memilih
Kabar dusta telah menyebar di kalangan bani Israil. Beliau `alaihissalam pun telah mendengar fitnah yang menjadi gunjingan semua orang tersebut
Allah Subhanahu wa ta`ala menyuruh hamba-Nya berikhtiar dalam hal apapun
Bani Israil digemparkan dengan terbunuhnya salah seorang dari mereka. Tidak diketahui siapa yang melakukannya. Tidak ada jejak dari si pembunuh. Juga tidak ada orang yang menyaksikannya
Keluhan bani Israil terhadap nabi Musa `alaihissalam tidak pernah berhenti
Allah Azza wa Jalla memerintahkan malaikat-Nya mengangkat gunung. Gunung itu berada tepat di atas kepala seluruh bani Israil dan siap ditimpakan