Dalam keyakinan umat Islam, kemunculan Imam Mahdi di akhir zaman menjadi salah satu tanda besar menjelang datangnya kiamat
Pembahasan tentang Imam Mahdi selalu menarik perhatian umat Islam
Sosok Nabi Isa AS menjadi bukti persatuan antara kitab-kitab samawi dan pengakuan bahwa kenabian Muhammad SAW adalah penutup dan pelengkap seluruh risalah sebelumnya.
Meskipun banyak hadits tentang Imam Mahdi berstatus lemah, namun keberadaan dan kemunculannya tetap diimani oleh mayoritas ulama Ahlussunnah wal Jamaah sebagai salah satu tanda besar kiamat.
Imam Mahdi diyakini sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, tepatnya dari putri beliau, Fatimah az-Zahra. Ini ditegaskan dalam berbagai hadis sahih yang diterima oleh banyak ulama Ahlus Sunnah.
Meskipun ada pendapat yang menyebutkan Imam Mahdi akan muncul pada hari Jumat, hal ini tidak disebutkan secara tegas dalam dalil sahih. Yang jelas, ia akan muncul di Makkah, di saat dunia penuh dengan kezaliman dan perpecahan.
Imam Mahdi adalah salah satu figur penting dalam eskatologi Islam, yang diyakini akan muncul menjelang akhir zaman untuk membawa keadilan dan kedamaian di dunia.
Konsep Juru Selamat atau Imam Mahdi dalam Islam adalah representasi harapan akan hadirnya pemimpin yang membawa keadilan dan perbaikan di tengah kezaliman.