KEISLAMAN

Ingat Pentingnya Tabayyun Sebelum Sebar Berita di Medsos

Yahya Sukamdani| Senin, 05/10/2026
Saring informasi sebelum membagikan kabar agar tidak menyebar fitnah. Ilustrasi foto membaca berita di sosial media

Terasmuslim.com - Kemudahan membagikan informasi di era digital kerap memicu godaan untuk menyebarkan berita tanpa memverifikasi kebenarannya.

Islam memberikan panduan yang sangat tegas agar setiap Muslim senantiasa melakukan tabayyun atau konfirmasi sebelum membagikan suatu kabar.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 6, "Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpa suatu kaum dengan musibah tanpa mengetahui keradaannya."

Perintah memeriksa kebenaran informasi bertujuan untuk mencegah timbulnya kesalahpahaman dan perselisihan di tengah masyarakat.

Baca juga :

Menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya berpotensi tergolong sebagai perbuatan dusta dan penyebaran fitnah.

Rasulullah SAW memberikan peringatan keras melalui sabdanya, "Cukuplah seseorang dikatakan berdusta apabila ia menceritakan setiap apa yang ia dengar" (HR. Muslim).

Di ruang digital, satu unggahan kabar bohong dapat menyebar dalam hitungan detik dan merusak nama baik seseorang.

Al-Qur`an mengingatkan bahaya membicarakan sesuatu tanpa dasar ilmu sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 36, "Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui pengetahuannya, karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani semuanya akan diminta pertanggungjawaban."

Prinsip kehati-hatian dalam menerima berita adalah cermin kejernihan akal dan kematangan iman seorang mukmin.

Ketika menerima kabar yang meragukan, langkah terbaik yang diajarkan Islam adalah menahan diri dan tidak terburu-buru mengunggahnya.

Rasulullah SAW bersabda, "Sikap hati-hati itu datangnya dari Allah, sedangkan tergesa-gesa itu datangnya dari setan" (HR. Tirmidzi).

Media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan kebenaran, bukan tempat memproduksi prasangka.

Melakukan cek ulang terhadap fakta dan sumber berita merupakan wujud tanggung jawab moral kita di dunia digital.

Dengan membudayakan tradisi tabayyun, kita turut menjaga perdamaian dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita agar selalu bijak, jujur, dan teliti dalam mengolah setiap informasi.

TAGS : pentingnya tabayyun adab menyebar berita berita bohong

Terkini