KISAH

Keteladanan Nabi Ismail AS dalam Menjalankan Ketaatan Tanpa Ragu

Yahya Sukamdani| Jum'at, 02/10/2026
Pelajaran berharga Nabi Ismail AS tentang ketaatan total kepada Allah. Ilustrasi - Nabi Ibrahim yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya (Foto: Ist)

Terasmuslim.com - Nabi Ismail AS merupakan sosok nabi yang menjadi teladan utama dalam hal kesabaran dan ketaatan mutlak kepada Allah SWT.

Sejak usia belia, beliau telah diuji dengan tinggal di lembah Makkah yang gersang bersama sang ibu, Ibunda Hajar.

Ujian terberat dalam hidupnya datang ketika sang ayah, Nabi Ibrahim AS, menerima perintah melalui mimpi untuk menyembelihnya.

Tanpa ada rasa ragu atau bantahan, Nabi Ismail AS menerima perintah ilahi tersebut dengan penuh kepasrahan dan keikhlasan.

Baca juga :

Kepasrahan luar biasa Nabi Ismail AS terabadikan dengan indah dalam Surah As-Saffat ayat 102: "Wahai ayahku! Kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

Keteguhan hati Nabi Ismail AS membuktikan keimanan yang amat mendalam di dalam jiwanya melebihi kecintaan pada kehidupan dunia.

Melihat ketaatan ayah dan anak yang tiada tandingannya, Allah SWT menggantikan posisi Nabi Ismail AS dengan seekor sembelihan yang besar.

Peristiwa bersejarah ini diabadikan dalam Surah As-Saffat ayat 107: "Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar."

Kepatuhan total Nabi Ismail AS menjadi syariat penjelas bagi ibadah kurban yang senantiasa dirayakan umat Islam setiap Hari Raya Iduladha.

Rasulullah SAW memuji kepribadian Nabi Ismail AS dan merasa bangga menjadi bagian dari garis keturunan beliau.

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah telah memilih Kinanah dari keturunan Ismail, dan memilih Quraisy dari Kinanah."

Sifat mulia Nabi Ismail AS yang senantiasa menepati janji juga diabadikan secara khusus dalam Al-Qur`an Surah Maryam ayat 54.

Allah SWT berfirman: "Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail di dalam Al-Qur`an, sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi."

Pelajaran besar dari Nabi Ismail AS mengajarkan kita bahwa ketaatan sejati membutuhkan pengorbanan serta keikhlasan jiwa.

Kisah beliau akan terus menjadi inspirasi abadi bagi setiap mukmin dalam membuktikan bukti cinta dan kepatuhan tertinggi kepada Sang Pencipta.

TAGS : kisah Nabi Ismail sejarah kurban Iduladha

Terkini