
Ilustrasi foto berdoa untuk orang tua
Terasmuslim.com - Mendoakan jenazah merupakan kewajiban sosial sekaligus wujud kasih sayang sesama umat Islam.
Setiap manusia yang telah meninggal dunia sangat membutuhkan kiriman doa dari orang-orang terdekatnya.
Amalan doa dan permohonan ampun menjadi penyambung kebaikan bagi almarhum di alam barzakh.
Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk saling memohonkan ampunan sebagaimana termaktub dalam Al-Qur`an.
Surah Al-Hashr ayat 10 menegaskan anjuran memohon ampunan bagi saudara-saudara beriman yang telah mendahului.
Istigfar yang tulus dari seorang anak saleh mampu mengangkat derajat orang tuanya di akhirat.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa anak saleh menjadi amalan yang tak terputus setelah kematian.
Hadis riwayat Muslim menyebutkan tiga amalan penolong, salah satunya doa anak yang saleh.
Dalam hadis riwayat Ibn Majah, derajat almarhum ditinggikan di surga berkat istigfar anaknya.
Memohonkan ampunan saat salat jenazah juga menjadi sunnah yang sangat ditekankan para ulama.
Bacaan istigfar dan doa untuk jenazah mendoakan agar almarhum dilapangkan serta diterangi kuburnya.
Ibadah ini sekaligus menjadi pengingat bagi diri sendiri akan kepastian datangnya hari kematian.
Tradisi mendoakan mayit mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga dan sesama kaum muslimin.
Umat Islam dianjurkan senantiasa meluangkan waktu mendoakan kerabat yang telah berpulang ke rahmatullah.
Keikhlasan dalam mendoakan jenazah akan mendatangkan pahala serta keberkahan bagi orang yang berdoa.
TAGS : doa untuk mayit istigfar jenazah anak saleh