
Ilustrasi anak kecil diajarkan menutup aurat sejak kecil (Foto: Screenshoot Youtube)
Terasmuslim.com - Standar kecantikan di era modern sering kali keliru dengan mengidentikkan keindahan wanita pada keterbukaan busana.
Padahal dalam pandangan Islam, kecantikan hakiki seorang wanita justru terpancar dari kesucian dan penjagaan kehormatan dirinya.
Menutup aurat bukanlah pembatasan kebebasan, melainkan bentuk perlindungan mulia yang Allah SWT berikan kepada setiap muslimah.
Allah SWT secara tegas memerintahkan para wanita mukminah untuk menutupkan kain kerudung ke dadanya dalam Surah An-Nur ayat 31.
Selain itu, kewajiban mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh juga dijelaskan secara gamblang dalam Surah Al-Ahzab ayat 59.
Perintah tersebut bertujuan agar muslimah lebih mudah untuk dikenal sebagai wanita terhormat dan tidak diganggu oleh pihak lain.
Rasulullah SAW juga mengingatkan batas aurat wanita melalui hadis riwayat Abu Dawud saat menegur Asma binti Abu Bakar.
Beliau bersabda bahwa jika wanita telah haid, tidak boleh terlihat darinya kecuali wajah dan kedua telapak tangan.
Keindahan fisik yang dibalut dengan pakaian takwa akan memancarkan pesona luar biasa yang menenangkan jiwa siapa pun.
Kecantikan sejati tidak diukur dari seberapa banyak pujian manusia, melainkan dari sejauh mana keridaan Allah yang diraih.
Memamerkan aurat di media sosial demi popularitas justru dapat mengurangi nilai kemuliaan dan mendatangkan dosa kejahilan.
Sifat malu merupakan bagian dari keimanan yang menjadi perhiasan paling indah bagi seorang wanita salehah.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa malu itu tidak mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan.
Mari kita bangun rasa percaya diri atas identitas sebagai muslimah yang bangga menjalankan syariat agama secara utuh.
Semoga Allah Azza wa Jalla senantiasa menjaga para muslimah agar tetap konsisten menutup aurat dan berakhlak mulia.
TAGS : menutup aurat batas aurat wanita kehormatan muslimah