KEISLAMAN

Adab Bertamu Tanpa Izin yang Bikin Mengganggu

Yahya Sukamdani| Senin, 21/09/2026
Ulasan adab bertamu dalam Islam agar tidak mengganggu. Ilustrasi foto bertamu

Terasmuslim.com - Keinginan memberikan kejutan kepada kerabat atau teman sering kali membuat seseorang datang berkunjung secara mendadak.

Niat baik untuk menyambung silaturahmi justru bisa berdampak buruk jika dilakukan tanpa memperhatikan adab yang benar.

Dalam ajaran Islam, berkunjung ke rumah orang lain memiliki etika ketat demi menjaga kenyamanan dan privasi tuan rumah.

Setiap tuan rumah memiliki kesibukan, kondisi fisik, maupun privasi keluarga yang tidak selalu siap menerima tamu.

Baca juga :

Allah SWT secara tegas telah mengatur tata cara memasuki rumah orang lain dalam Al-Qur`an Surah An-Nur ayat 27.

Ayat tersebut melarang umat beriman memasuki rumah yang bukan rumahnya sebelum meminta izin dan mengucapkan salam.

Rasulullah SAW juga memberikan panduan mengenai batas maksimal meminta izin saat hendak bertamu ke rumah orang.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda bahwa meminta izin bertamu itu cukuplah sebanyak tiga kali.

Jika setelah tiga kali salam tidak ada jawaban atau tidak diizinkan masuk, maka hendaknya pengunjung itu kembali pulang.

Islam sangat menghargai hak pemilik rumah untuk menolak kunjungan apabila situasi dan kondisinya memang tidak memungkinkan.

Hal ini dipertegas dalam Surah An-Nur ayat 28 yang memerintahkan untuk kembali jika dikatakan "kembalilah".

Mengabarkan kedatangan terlebih dahulu melalui media komunikasi menjadi langkah bijak yang sangat sesuai dengan tuntunan zaman.

Menjaga adab bertamu merupakan bentuk penghormatan terhadap hak sesama muslim agar silaturahmi tetap membawa keberkahan.

Dengan memahami etika ini, niat baik kita untuk berkunjung tidak berubah menjadi beban atau gangguan bagi orang lain.

Semoga Allah Azza wa Jalla senantiasa membimbing kita untuk menjadi pribadi yang santun dan taat pada ajaran agama.

TAGS : Adab bertamu etika berkunjung silaturahmi islami

Terkini